Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Tangerang Badan Usaha Daerah Terkesan Tertutup


Jakarta,- mediarakyatnusantara.online, - Menjelang 1 (satu) tahun kepemimpinan Bupati Tangerang Maesyal Rasyid dan Intan Nurul Hilmah masih banyak perlu di benahi dan di perbaiki.


Indikator Tangerang Gemilang yang di slogan kan selama kampanye hanya untaian kata dan isapan jempol belaka.

Badan usaha milik daerah misalnya Perumdam PDAM Tirta Kerta Rahardja (PDAM TKR) yang sudah berdiri puluhan tahun bahkan sampai sekarang tidak menunjukkan kinerja yang optimal dalam pelayanan masyarakat. 

Lumbung penghasilan uang dalam pengelolaan air selama ini banyak permainan yang terselubung di dalam badan perumdam PDAM TKR tersebut. 

Pengamat Hukum Darsuli, SH melihat banyak indikasi-indikasi terselubung yang memperkaya direksi beserta oknum oknum pegawai dan korporate di tubuh PDAM TKR seperti dalam pengadaan barang dan jasa, pengelolaan dana CSR dan seterusnya. 

Memang sangat ironis sekali, sekelas badan usaha daerah perumdam PDAM TKR yang mempunyai pelanggan pengguna air bersih ratusan ribu bahkan dalam tata kelola perusahaan masih tertutup dan tidak transparan. Ujarnya

Darsuli menjelaskan, selama kepemimpinan Sofyan Safar sebagai direktur utama para aktivis dan awak media serta para rekanan pengusaha sangat susah untuk mengakses program kegiatan belanja langsung dan tidak langsung. “Jangan kan untuk ketemu direksi maupun dewan pengawas atau kepala bagian, mau masuk saja sudah di hadang oleh pihak keamanan yang menjaga”, bagaimana bisa di katakan transparan dan akuntabilitas jika sistem yang di terapkan tertutup untuk masyarakat, padahal perumdam PDAM TKR merupakan perusahaan daerah yang di dirikan dari APBD daerah yang notabene masyarakat berhak untuk mengetahuinya. 

Semestinya Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menegur dan bahkan bila perlu memecat direktur utama Sofyan Safar beserta kroni nya mengingat slogan Tangerang gemilang yang di gaungkan dalam program kampanye bisa terlaksana. Tandasnya

Selain itu, pihak inspektorat maupun BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) serta Aparat Penegak Hukum untuk mengindentifikasi dan mengaudit secara transparan indikasi permainan KKN yang dilakukan oleh direksi dan kroni nya dalam melaksanakan pengadaan Barang dan Jasa. Ujarnya

Saat di telusuri ke kantor PDAM TKR di jalan Kisamaun, direktur utama bahkan Kabag tidak bisa di konfirmasi dan bahkan di cegat oleh pihak keamanan PDAM TKR (security), hingga berita ini di publikasikan tidak ada pihak PDAM TKR yang bersedia untuk di minta wawancaranya.

(Red) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak