Wagub LIRA Jatim dan Tokoh Pemuda Saroti Kerusakan Jalan Akses Pasar Karang Ketug Tak Kunjung Diperbaiki.


Pasuruan, - mediarakyatnusantara.online,- Kondisi jalan yang mengelilingi Pasar Karang Ketug di Kota Pasuruan, kembali menjadi sorotan publik. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) bersama Tokoh Pemuda Kota Pasuruan menilai kondisi jalan pasar yang mengalami kerusakan yang cukup serius, menghambat akses para pengguna jalan menuju pasar tersebut. 

Dalam keterangannya, aktivis sekaligus Wagub Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Jatim, Ayi Suhaya tersebut menegaskan bahwa sebagian besar kerusakan jalan akses pasar Karang Ketug merupakan tanggung jawab pemerintah kota Pasuruan. bukan semata-mata UPT Pasar maupun Disperindag. 

“Semua kerusakan jalan pasar bukan sepenuhnya tanggung jawab kepala UPT maupun kepala Disperindag. Jalan akses disemua pasar yang ada di kota Pasuruan yang rusak itu sudah menjadi tanggung jawab Walikota Pasuruan, Adi Wibowo dan seluruh anggota DPRD Kota Pasuruan sebagai fungsi pengawasan sekaligus kerja mereka." tegas Ayi Suhaya pada awak media, Minggu (22/2/2026). 

Ayi Suhaya juga mengungkapkan bahwa kerusakan yang begitu parah menimbulkan pertanyaan besar, mengenai pemeliharaan, pengawasan dan tanggungjawab pemerintah daerah. mengenai kualitas pekerjaan maupun proses pengawasan dari pihak terkait. “Kami menemukan jalan bergelombang dan berlumbang. Ini jelas merugikan masyarakat karena jalan tersebut merupakan akses pedagang dan masyarakat  sekitar,” ujarnya.

Ia, menambahkan kondisi jalan yang mengalami kerusakan parah dan tak kunjung diperbaiki, sungguh sangat memprihatinkan. 

“Sudah bertahun-tahun jalan-jalan itu rusak, masyarakat sampai harus swadaya timbun lubang jalan hampir setiap haei. Yang lebih parah itu sudah lima tahun kondisi tersebut, tidak ada perbaikan sama sekali. Kasihan masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai Wagub LIRA Jatim melihat kondisi seperti ini sungguh mengiris hati, Ayi Suhaya meminta kepala daerah dan DPRD Kota Pasuruan untuk sidak langsung ke lapangan dan segera mengambil tindakan nyata.

“Walikota dan DPRD Kota Pasuruan jangan 3D (Datang, Duduk dan Duit) . Mereka harus paham dan menyikapi langsung keluhan warga soal jalan rusak,” cetusnya

Hal senada juga disampaikan Tokoh pemuda Kota Pasuruan, Jainul jalan yang rusak ini sudah menjadi masalah serius bagi pedagang. Selain menghambat mobilitas, kerusakan jalan ini juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. Menurutnya, kondisi jalan yang rusak parah ini sangat memprihatinkan dan memerlukan perhatian segera dari Pemerintah terkait. 

Pemerintah Kota Pasuruan dapat segera mengambil tindakan untuk memperbaiki jalan tersebut. Agar jalan ini bisa segera diperbaiki agar aktivitas pedagang maupun warga tidak lagi terganggu dengan jalan yang rusak parah ini.

"Selain mengganggu mobilitas pedagang, kondisi jalan yang rusak juga berdampak pada perekonomian bagi warga sekitar. Karena  kesulitan mengangkut dagangannya pada saat musim hujan dan sangat menganggu usaha mereka pada saat berangkat berdagang serta para pembeli berbelanja ke pasar," ujarnya.

Keluhan pedagang Karang Ketug Kota Pasuruan selama bertahun-tahun. 

Sementara itu, Dikatakan para pedagang yang berdagang di sekitar pasar mengungkapkan bahwa kondisi kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung cukup lama dan belum mengalami perbaikan. Salah seorang pedagang di Pasar Karang Ketug, Tohari mengatakan panjang kerusakan jalan diperkirakan mencapai 200 meter, hampir mengelilingi seluruh pasar.

“Kerusakan yang sudah berlangsung lama ini menghambat aktivitas kami para pedagang. Setiap musim hujan, kami harus berjuang melawan genangan air yang menutupi jalan. Kami berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk memperbaiki akses jalan ini. Pasar Karang Ketug bukan hanya tempat berdagang, tapi juga menjadi pusat ekonomi bagi kami dan masyarakat sekitar," ucap Tohari (Ich)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak