BANGKA BELITUNG.Mediarakyatnusantara.Online- "Kalau masih ada anak kita yang putus sekolah, berarti PR kita belum selesai. Merdeka itu saat semua anak Babel bisa duduk di bangku sekolah dengan layak." 17-AGUSTUS -2026
Kini Fuad Pertanyakan Makna Kemerdekaan: Namun kita lihat Masih Ada Anak Babel yang Belum Dapat Sekolah"
sampai saaat ini , 10 Agustus 2026 Di tengah semangat peringatan kemerdekaan, Fuad mengajak publik merenung kembali makna "merdeka" yang sesungguhnya.
Sebut apakah kita sudah merdeka, namun masih ada sebagian anak Babeli yang belum dapat sekolah. Apakah itu dikata merdeka?" tegas Fuad dalam pernyataannya hari ini.
Menurut Fuad, kita lihat di tigkat SMAN/SMKN dibabel dilihat dari akses pendidikan di Bangka Belitung belum merata. Masih banyak anak di wilayah pesisir dan pedalaman yang terkendala biaya, transportasi, dan minimnya sekolah.
1945-2026 Genap 81 tahun Indonesia merdeka, tapi kalau masih ada anak yang tidak bisa sekolah karena tidak ada ongkos atau sekolahnya jauh, itu jadi pekerjaan rumah kita bersama," ujarnya.
Fuad mendesak Pemda, DPRD, dunia usaha, dan masyarakat untuk berkolaborasi. Solusi yang ia dorong antara lain: pemerataan pembangunan sekolah, program beasiswa, dan penyediaan transportasi gratis bagi siswa di daerah 3T dan juga bagi anak -anak kita yang tidak lolos masuk Di negeri dengan alasan bermacam saat SPMB PPDB Priode tahun 2026-2027
"Kemerdekaan bukan hanya upacara dan bendera. Kemerdekaan adalah ketika tidak ada lagi anak Babel yang tertinggal karena tidak bisa sekolah. Itu baru Indonesia merdeka," pungkasnya.
maka semua ini jadi PR kita semua terutama pemerintah (Diknas Pendidikan Babel ) maka kalau kita lihat dengan kondisi yang ada di lapangan masih ada sebagian anak babel belum sekolah )dapat sekolah , ironisnya juga ada anak yg sekolah jauh dari rumah yang menjadi berlipat biaya di tambang transportasi anak mau ke sekolah belum biaya -lainnya. pungkasnya.
Fuad " berharap, giman cara Dinas pendidikan babel untuk mencari solusi agar anak yang belum sekolah dapat bersekolah dan juga anak-anak yang telanjur sudah masuk swasta di beabs dari biaya atau di tanggung oleh Pemeritah daerah .
Salam Merdeka RI.ke 81
(Jusriadi)
