Walikota Pasuruan "Jemput Bola" Pembangunan Infrastruktur, Ajukan Usulan Anggaran Mencapai 226 Miliar.


Pasuruan, -- mediarakyatnusantara.online,- Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan terus mengupayakan percepatan pembangunan. Salah satunya dengan melakukan langkah “Jemput Bola” ke pemerintah pusat.Hal ini ditandai dengan pertemuan strategis yang digelar di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Selasa (28/4/2025). 

Pertemuan tersebut dihadiri Anggota DPR RI Komisi V, Ali Mufti, Anggota Komisi IV, Eko Wahyudi, jajaran Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD Kota Pasuruan. 


Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo mengatakan kebutuhan prioritas pembangunan infrastruktur sebagai upaya mendukung program “Asta Cita” Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045. Ia menegaskan, visi “Kota Anugerah” yang mandiri secara ekonomi membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah pusat. Pasalnya, keterbatasan fiskal daerah masih menjadi tantangan utama dalam merealisasikan pembangunan.

“Kami telah memetakan koridor utama yang menjadi urat nadi ekonomi, mulai dari sektor perikanan, industri logam hingga pariwisata religi. Semua membutuhkan peningkatan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan,” ungkapnya.

Dalam pemaparannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan mengajukan usulan anggaran lebih dari Rp226 miliar dengan sejumlah program prioritas. Di antaranya perbaikan jalan di wilayah utara, pengadaan bus sekolah, serta pelebaran ruas jalan nasional yang terdampak pembangunan tol sejak 2017, yang kini memicu kemacetan di jalur Surabaya–Malang.

Selain itu, Pemkot Pasuruan juga mengusulkan pembangunan rumah susun sewa (rusunawa) di kawasan Tembokrejo dan Petahunan guna mendukung program nasional pembangunan tiga juta rumah. 

Di sektor lingkungan, mengusulkan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) serta penanganan kawasan kumuh seluas 30 hektare di wilayah pesisir Gadingrejo.

" Kami juga mengusulkan pengembangan ekonomi pesisir juga menjadi perhatian melalui optimalisasi Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ngemplakrejo agar mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan," imbuh Wali Kota Pasuruan. 

Menanggapi hal tersebut, Ali Mufti menyampaikan dukungannya terhadap usulan yang disampaikan. "Penting menentukan skala prioritas serta kelengkapan administrasi, khususnya sertifikasi aset, agar program dapat segera ditindaklanjuti kementerian terkait," ujarny

Di sisi lain, Eko Wahyudi menyoroti peluang integrasi dengan program Kampung Nelayan Maju yang dapat disinergikan bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Potensi pesisir Kota Pasuruan cukup besar. Ini bisa diintegrasikan dengan program penguatan kampung nelayan dan ekonomi maritim,” kata Eko.

Dukungan juga datang dari Ketua DPRD Kota Pasuruan, M. Toyib, Wakil Ketua, Muhammad Gatot Adidoyo bersama Ketua Komisi lll, Suci Mardiko beserta anggotanya yang turut hadir dalam pertemuan tersebut. 

DPRD Kota Pasuruan berharap dukungan dari pemerintah pusat dan provinsi mampu menutupi keterbatasan APBD, terutama dalam penanganan persoalan rutin seperti banjir.

"Pembangunan infrastruktur bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan upaya memperkuat konektivitas antarwilayah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat," ujar .M.Toyib

Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk mengawal seluruh usulan agar dapat direalisasikan pada tahun anggaran 2026. (Ich)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak