Temon, Sapi Kurban Presiden Tiba di Masjid Babussalam Kota Pasuruan.


Pasuruan, -- Sapi kurban Presiden RI Prabowo Subianto telah tiba di Masjid Babussalam, Kota Pasuruan. Kedatangan sapi jenis Limosin itu jadi perhatian masyarakat sekitar.

Dijelaskan sapi berjenis Limosin asal peternakan di Kecamat Rejoso, Kabupaten Pasuruan, tersebut awalnya tiba di Masjid Babussalam sekitar pukul 20.30 WIB.


Sapi dengan kulit berwarna coklat itu dikirim dari Kabupaten Pasuruan menggunakan pickup. Sesampainya di halaman masjid, sapi itu diturunkan perlahan oleh empat orang dengan memegang tali tampar yang diikat di kepala sapi.

Setelah turun dari pickup, sapi itu tiba-tiba agak berontak. Warga yang menyaksikan kedatangan sapi itu pun di minta menjauh dan tidak boleh berisik. 

Empat orang berusaha menghentikan sapi dengan memegang tali. Akhirnya sapi berhasil dijinakkan dan ditaruh di tempat halaman masjid yang disediakan sambil diikat ke pohon mangga yang berada di halaman masjid. 

Dokter hewan dari Dispertan, Kota Pasuruan, drh. Huda Dwi Novanto mengatakan insiden itu diduga karena kondisi sapi stres akibat tempat baru. 

"Ya, mungkin stres ya, karena dari tempat asalnya beda dan saat ini begitu ramai. Tapi hanya turun saja, tapi setelah sampai di tempat juga tenang. Kelihatannya stres, Alhamdulillah bisa dikendalikan," kata Huda kepada wartawan, Selasa (26/5/2026) malam.

Meski sempat berontak, kata Huda, situasi bisa dikendalikan oleh pembawa sapi dan langsung diikat dan di ikat ditempat khusus sapi kurban di Masjid Babussalam.

"Tapi karena dekat ya jadi enggak terlalu lama kan dan bisa dikendalikan oleh pembawa hewan kurban, pembawa sapi yang mungkin sudah familiar dengan hewan kurbannya dan sekarang sudah tenang," ungkapnya

Dikesempatan yang sama, Tohir pengantar sapi mengatakan sapi yang diberi nama Temon tersebut berasal dari seorang pemilik usaha jualan bakso Melati, bernama bapak Parlin, tempat peternakannya berada di desa Regek, Kecamatan Rejoso. 

"Ini sapi dari peternakan Pak Parlin pemilik bakso Melati, kami hanya juru antar saja, menurut perkiraan bobotnya 850 kilo, namanya Temon," ujarnya (Ich)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak