Jakarta- mediarakyatnusantara.online, - Fahri Lubis selaku Ketua Panitia Pelaksana acara melihat Kondisi terkini pada Juli 2026, adanya eskalasi konflik yang memanas antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran. Setelah kesepakatan sementara sempat dicapai, pertempuran kembali pecah akibat insiden di Selat Hormuz dan blokade laut AS terhadap pelabuhan Iran.
Sebagai negara dengan penduduk mayoritas muslim terbesar di dunia, harus menyikapi dan mendukung Presiden RI untuk menjadi juru damai atas agresi amerika dan israel terhadap Iran.
Program Asta Cita Presiden RI dijalankan berdasarkan nilai-nilai konstitusi dan diperuntukkan bagi seluruh masyarakat Indonesia dari berbagai latar belakang agama dan budaya serta suku yang sangat majemuk.
Kita menyoroti serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran, bukan perang mazhab (antara Sunni dan Syiah), tapi persoalan membela kedaulatan sebuah negara khususnya martabat umat Islam di Iran.
Kita menentang keras standar ganda internasional dan agresi militer Amerika dan Israel Terhadap Iran sebagai pelanggaran hukum perang dan Hak Asasi Manusia (HAM).
Kita akan mendesak Lembaga Internasional seperti PBB dan OKI segera mengambil langkah tegas guna menghentikan perang, mengakhiri penderitaan warga sipil, dan menciptakan keadilan global bagi saudara-saudara kita warga sipil di Iran.
Diplomasi dan Dukungan Moral Berbagai tokoh dan ormas Islam di Indonesia , sudah menyuarakan dukungan, mengecam agresi, serta menekankan pentingnya menjaga persatuan umat Islam (Sunni dan Syiah) dalam menghadapi krisis.
Kita mendukung sikap tegas Presiden Prabowo Subianto, bahwa serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran bertentangan dengan prinsip perdamaian Indonesia dan dinilai tidak rasional, dalam merespons konflik tersebut dan Pemerintah Republik Indonesia konsisten menjalankan politik bebas aktif.
Ketua Panitia Pelaksana Acara Deklarasi & Implementasi 8 Program Asta Cita Presiden RI - bersama Forum Persaudaraan Masyarakat Iran - Indonesia, Selasa, Tgl 22 Agustis 2026, di Stadiun Tenis Indoor Gelora Bung Karno, yang akan dihadiri 3000 rakyat bangsa Indonesia dari sabang sampai merauke, utk mendeklarasikan kebulatan tekad 8 program Asta Cita Presiden RI sekaligus Deklarasi menentang dan mengutuk keras terhadap agresi amerika dan israel terhadap Negara Republik Islam Iran yang akan dihadiri Presiden RI Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto.
Kita berempati terhadap Negara Republik Islam Iran khususnya kepada saudara- saudara kita umat islam warga sipil di iran, demikian penjelasan Fahri Lubis melalui selulernya kepada awak media diacara Milad ke 63 di Resto JFS Jakarta Timur.
(Red)
