Ribuan Lulusan SMP di Bangka Belitung Belum Dapat Sekolah, Terancam Putus Sekolah di Jenjang SMA/SMK.


BANGKA BELITUNG. Mediarakyatnusantara. Online - Gelombang PPDB 2025/2026 menyisakan persoalan. Ribuan lulusan SMP di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung belum mendapatkan tempat di SMAN dan SMKN negeri. Jika tidak segera ada solusi, mereka terancam putus sekolah.

Keterbatasan daya tampung sekolah negeri menjadi penyebab utama. Di sejumlah kabupaten/kota, jumlah pendaftar jauh melebihi kuota yang tersedia. Sementara pilihan sekolah swasta terkendala biaya yang tidak terjangkau sebagian besar orang tua.

“Anaknya sudah lulus SMP, nilainya cukup, tapi pas daftar SMAN/SMKN penuh semua. Mau ke swasta keberatan biaya. Kalau tidak segera ditampung, anak ini bisa berhenti sekolah setahun bahkan selamanya,” ujar salah satu Orang Tua/Wali warga Pangkalpinang.

Kondisi ini paling banyak terjadi di jenjang SMA dan SMKN karena hanya ada sedikit sekolah negeri dibanding jumlah lulusan SMP. Padahal usia 15-17 tahun adalah masa krusial untuk melanjutkan pendidikan agar tidak tertinggal.

Dampak putus sekolah di titik ini sangat besar. Anak rawan kehilangan arah, rentan bekerja di sektor tidak layak, dan masa depan kompetensi kerja di Babel juga akan terganggu.

Untuk mengatasi hal ini,  Orang Tua /Wali  mendesak:

1. Penambahan rombongan belajar/kelas baru* di SMAN dan SMKN negeri yang kelebihan pendaftar

2. Kerja sama dengan sekolah swasta melalui skema subsidi/BOS afirmasi agar biaya lebih terjangkau  

3. Data by name by address  anak yang belum tertampung agar bisa segera diintervensi

“Kami meminta Pemprov Babel, Dinas Pendidikan, dan DPRD segera duduk bersama. Negara wajib hadir memastikan setiap anak usia sekolah mendapatkan haknya untuk melanjutkan ke SMA/SMK,” tegas Orang Tua (masyarakat)

Seharusnya  pihak Dinas Pendidikan  Segera adakan Pendataan anak yang belum tertampung masih menunggu sekolah tempat yang di kehendak oleh orang tua murid ,terutama sekolah yang terdekat jarak tempuh dengan rumah mereka.

Dan sesuai dengan stekmen bapak gubenur bangka belitung di salah satu media onlen berapa hari yang lalu  bahwa tidak ada anak bangka belitung putus sekolah (Tidak sekolah ) maka itu kami selaku orang tua /Wali murid yang anak sampai saat ini belum ada kejelasan sekolah dimana dan harpan kami semoga bapak gubemur yang kami cintai bisa memberi solusi buat kami. agar anak kami ini bisa sekolah yang berada dekat jarak tempuh dengan  rumah kami. tutur orang tua /wali murid(Masyarakat).


( Jusriadi )

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak