Oknum Pengerit Berinisial P dan Y Kuasai SPBU 24.233.78 Jln Kimjung Bangka Barat - Polisi Diem Bae


Bangka Barat, Media rakyat nusantara. Online –* Fakta baru terungkap dari kasus dugaan mafia solar di *SPBU 24.233.78 Jln Kimjung, Bangka Barat, Selasa (06/10/2026).*

Menurut *keterangan narasumber terpercaya yang tidak mau disebutkan namanya* demi keamanan, praktik pelangsiran di SPBU tersebut sudah berlangsung lama dan dilakukan berulang-ulang oleh pelaku yang sama.

Narasumber menyebut, dua orang pengerit yang paling sering beraksi dan menguasai SPBU tersebut berinisial *P dan Y.*

_"Yang main itu-itu aja bos, inisial P sama Y. Sudah berulang kali. Satu sopir bisa bawa 2-3 mobil, mobilnya dua lapis tangkinya. Kalau kami yang asli mau isi, disuruh bayar 50 ribu dulu,"_ ungkap narasumber kepada wartawan *JUSRIADI.S* pada Selasa siang.

Hal ini sesuai dengan video investigasi yang direkam tim MRN Online di lokasi, yang memperlihatkan truk-truk plat BN antri panjang hingga memacetkan jalan, sementara mobil-mobil pelangsir dengan leluasa memotong antrian.

*DI VIDEO TERDENGAR JELAS:*

_"Banyak mobil yang bawa duo tigo supirnya... mobil dua lapis... mobil yang galak-galak motong... Polisi diem bae."_

Dugaan adanya setoran dan pungli Rp 50.000 per mobil membuat inisial P dan Y bisa bebas keluar masuk mengisi 5 mobil dengan satu sopir yang sama.

*REDAKSI MENJAGA IDENTITAS NARASUMBER* sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik Pasal 3 tentang perlindungan narasumber.

Kami mendesak Pertamina dan Polres Bangka Barat segera memeriksa CCTV SPBU 24.233.78 Jln Kimjung untuk membuktikan aktivitas berulang inisial P dan Y.

*Data Redaksi:*

- Lokasi: SPBU 24.233.78 Jln Kimjung, Bangka Barat

- Waktu: Selasa, 06 Oktober 2026

- Wartawan: JUSRIADI.S

- Narasumber: Tidak mau disebutkan nama (Identitas disimpan redaksi)

- Terduga Pelaku Pengerit: Inisial P dan Y (main berulang)

Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H.

Saat Dikonfirmasi selasa, guna memintak hak jawab nya untuk menertipkan modus" Mapia solar bersubsidi, dan menindak anggota nya yang ada di lokasi, cuman hanya diam, terlihat kesan pembiaran, sampai berita ini di naikan tidak ada jawabn


(Js. Team)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak